0811 8812 688

Seiring evolusi pergaulan dan cara bersosialisasi, kini kita menjadi lebih memperhatikan ‘grooming’ – tampilan rambut, kuku, perawatan kulit, pokoknya  penampilan secara keseluruhan, kini kita bahkan semakin teliti dengan kebersihan gigi dan bau mulut. Gigi yang lebih putih, berkilau pun menjadi impian. Hal ini menunjukkan pandangan kita tentang senyum yang sempurna juga berevolusi.

Senyum merupakan sarana yang bisa kita gunakan untuk komunikasi yang lebih baik.

Bahwa orang menilai kita melalui senyum, semakin tidak bisa di hindari. “Kita hidup dalam sebuah masyarakat di mana kesan pertama selalu diperhitungkan” Senyum memegang kendali besar dan berpengaruh dalam segala bentuk hubungan. Ketika seseorang tersenyum menawan kepada kita,  akan tertanam dibenak kita ekspresi wajahnya. Dan  kesan yang super baik tentang dirinya.

Saya percaya saat kita membangun merk/branding, dalam semua bentuk hubungan atau relationship  ‘”Senyum yang indah senyum yang lepas, tulus dan tidak KELIHATAN DERETAN GIGI YANG  palsu” sama pentingnya dengan jabat tangan dan pelukan hangat. Dengan kata lain, senyum adalah bahasa tubuh yang indah dan memaknai semua bahasa tubuh yang lain.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki senyum yang indah, putih berkilau dan tidak kelihatan  palsu / natural akan dinilai dan di persepsikan lebih cerdas, berpendidikan lebih baik, lebih profesional dan lebih sukses, dibandingkan orang dengan deretan gigi yang KURANG RAPIH DAN KUSAM

Menurut penilaian profesional saya, senyum yang sempurna adalah ketika semuanya seimbang dan proporsional, serta cocok bagi si individu. Gigi dan senyum yang natural / alami memiliki sangat kompleksitas anatomi, tekstur, variasi warna putih, kebeningan dan ukurannya masing2, sambil memperhitungkan proporsi dan harmoni dengan wajah setiap pasien.

Sebagai contohnya, untuk mewujudkan tampilan senyum yang sempurna BUKAN berarti BISA SEMBARANGAN LANGSUNG MEMUTUSKAN perawatan veneers. Pasien dan dokter juga harus mempertimbangkan opsi perawatan lain seperti melibatkan ‘teeth whitening’, perawatan restorasi dan kawat gigi, atau generasi terbaru merapihkan gigi TANPA KAWAT GIGI  yaitu ‘invisalign’.

“Satu hal yang telah berubah dalam sepuluh tahun terakhir adalah bahwa siapa saja yang berurusan berhadapan dengan publik, profesi  dalam pemasaran, mengajar ataupun humas,  …MEMBUTUHKAN sesuatu yang ekstra untuk membantu mereka menciptakan kesan istimewa. Saya SERING bertemu banyak pasien yang sangat concern dengan penampilan SENYUMNYA KARENA BERPENGARUH DENGAN Profesinya. MELALUI PROSEDUR ‘SMILE DESIGN MAKE OVER’ YAITU MENDESAIN ULANG SENYUM PASIEN, MELALUI BENTUK, LENGKUNG, UKURAN, DAN WARNA GIGI GIGI NYA , SENYUM mereka BERUBAH, terlihat lebih muda, menjadi lebih baik dan lebih percaya diri DAN OTOMATIS BERPENGARUH LEBIH BAIK BAGI HUBUNGAN SOSIAL DAN PROFESINYA”

Saat kami melakukan perawatan kepada pasien, apakah sekedar menghilangkan noda, menambal gigi depan atau menciptakan sebuah senyum baru dengan konsep smile design, terlihat jelas terjadi transformasi penggunaan otot-otot wajahnya, maksud saya, hal ini berkaitan dengan cara pasien melepas senyumnya. Lebih rileks dan tanpa hambatan bawah sadar yang menahan mereka tertawa atau tersenyum lebar. Berkali-kali pasien mengatakan bahwa mereka merasa menemukan  kembali jati dirinya, sekaligus lebih riang dan menebar suasana positif dikarenakan oleh senyumannya. Kedengarannya seperti klise, tapi kami sungguh  diberitahu oleh para pasien bahwa dengan “senyum baru nya, mereka  mendapat PELUANG baru,  bahkan ada yang memulai karir sebagai model” “Dengan demikian, menciptakan senyum yang indah dan tulus merupakan salah satu cara merubah segalanya menjadi lebih baik!”

×

Hello!

Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to Info@dddcosmeticdentalclinic.com

× How can I help you?